Jumat, 06 Mei 2011


TeraCopy adalah Software Untuk Mempercepat Copy Paste File Komputer kita. Terkadang kalau punya komputer yang sudah tergolong elit, kita tidak terlalu memperhatikan kecepatan copy paste di komputer kita. Tapi jika komputer kita tergolong tipe yang masih lama dan mempunyai kapasitas kecil dan parahnya lagi hanya untuk sekedar memindahkan file sebesar 1 atau 2 GB saja membutuhkan waktu yang sangat lama, hinga satu jam, wadaw lama amat kan?

Tapi sebenarnya ada software yang bernama TeraCopy yaitu Software yang Mempercepat atau memaksimalkan Copy Paste File Komputer kita. Tentu saja kita harus mendowload dan menginstallnya dulu untuk mendapatkannya. nah di bawah ini akan saya berikan link untuk mendownloadnya. Oh ya, software ini ada yan gratisan dan juga ada yang pro, tapi menurut saya, yang gratisan aja sudah sangat membantu kinerja komputer kita dalam mempercepat copy paste file di komputer kita.
Jika Anda membutuhkan yang pro silakan downlaod di tempat resminya dan tentu saja tidak gratis, karena menurut saya dengan inilah mereka akan eksis dan terus mengembangkan software kedepannya. Tapi jika kita mencari yang bajakan tapi asli silakan saja, tapi bagaimana jika barang asli Anda dibajak dan disebarkan dengangratis oleh pihak lain? tentu Anda tidak mau kan?
Oke jika Anda mau mendownloadnya, silakan codesector.com atau jika tidak mau repot-repot buak situsnya, silakan download yang versi gratis di sini untuk yangTeraCopy biasa dan di sini untuk TeraCopy yang portable dan TeraCopy versi bayar (pro) di sini.

Sabily 11.04 Al-Badr Telah Rilis

Alhamdulillah, akhirnya target pengembangnya terpenuhi dan Sabily 11.04 Al-Badr sukses diluncurkan. Pimpro Sabily, J. Mehdi mengumumkan dan sekaligus berterima kasih kepada segenap anggota tim pengembang yang telah bekerja keras guna mencapai target tersebut. Sabily Al-Badr dibangun diatas landasan Ubuntu 11.04 Natty Narwhal, dirilis kemarin, pas satu minggu setelah rilis Ubuntu yang sama.


Versi baru ini mengandung artwork baru berupa gambar dan wallpapers "Al-Badr", seperti juga theme baru untuk Plymouth dan GDM. Telah menjadi sebuah tradisi, Sabily sebagai distro yang sarat dengan fitur Islami, mengemas paket khusus memenuhi misinya sejak awal dan sebelumnya dikenal dengan nama Ubuntu Moslem Edition (ME).


Yang baru kali ini adalah:
  • Artwork baru "Al-Badr" terdiri dari gambar dan wallpapers, disampng tema baru untuk plymouth dan GDM themes,
  • Antarmuka Unity dan Unity 2D disediakan di media DVD, sementara desktop Ubuntu klasik dengan GNOME 2.x dipasang secara default,
  • Browser baru Firefox persona
Aplikasi baru antara lain:
  • islamic-date: ekstensi untuk browser Iceweasel/Firefox yang menampilkan tanggalan Hijri,
  • zakat-calc: Sabily Zakat menyediakan kalkulator untuk zakat,
  • gufw: sebagai Ubuntu Firefwall yang mudah digunakan,
  • desktopnova (menggantikan wallpaper-tray)
  • autoKey: untuk menghindari pengulangan pengetikan kata yang acap digunakan,
  • recordmydesktop: untuk merekan sesi pekerjaan di desktop menjadi berkas video format Ogg-Theora-Vorbis yang bebas,
  • anki: extensible flashcard learning program
Yang baru bawaan Natty Narwhal (versi Ubuntu 11.04) adalah:
  • Unity desktop
  • Firefox 4
  • LibreOffice (menggantikan OpenOffice)
  • Banshee (menggantikan Rhythmbox)
  • Linux Kernel 2.6.38 (berikut patch the "wonder 200 lines") dipasang secara default
Proyek Sabily menerbitkan tiga jenis media yaitu edisi Small (1GB), Full (2GB) dan Ultimate (4GB). Download sekarang juga, berikut link downloadnya :
Semoga sukses....
Referensi : gudanglinux.blogspot.com

Rabu, 04 Mei 2011

Test Kecepatan Baca Tulis USB Flashdisk dengan SpeedOut



Kini, hampir setiap pengguna komputer memiliki USB Flashdisk, tetapi apakah mereka tahu seberapa cepat flashdisk yang dimiliki tersebut ? Karena sebagian besar ketika ingin membeli sebuah flashdisk, salah satu parameter yang di perhatikan adalah seberapa besar kecepatan baca tulis USB Flashdisk yang dimiliki. Ada banyak program untuk mengetahui hal ini, salah satunya adalah SpeedOut.
SpeedOut merupakan program gratis yang dibuat untuk mengetahui seberapa cepat USB Flashdisk ( temasuk eksternal HDD, USB Stick dll) membaca data dan menulisannya ( Reading speed dan Writing Speed). Reading Speed artinya kecepatan membaca data yang ada di flashdisk, sedangkan Writing Speed artinya kecepatan ketika menulis/copy data ke flashdisk.
Penggunaan sangat mudah, tinggal memilih drive USB Flashdisk yang ada dan klik tombol start, tidak ada tombol yang lain. Hasilnya bisa langsung kita lihat dalam tampilan yang cukup menarik.


Tampilan diatas adalah hasil test dengan Flashdisk Trancend 4GB.
SpeedOut mempunyai beberapa keunggulan dibanding program sejenis, semisal HDD Tune. Beberapa fitur dan keunggulan program ini yaitu :
Bersifat portable, hanya satu file exe saja yang langsung dijalankan
Tidak perlu format Flashdisk
Low level technology, yang memungkinkan mengetahui kecepatan nyata dan tidak terpengaruh oleh file sistem.
Antarmuka yang sederhana tetapi cukup menarik dan informatif
Penggunaan sangat mudah
Data tidak akan terhapus atau rusak ketika proses testing, baik test kecepatan baca maupun tulis
Setelah hasilnya ditampilkan, kita juga bisa meng-copy hasil test melalui klik icon SpeedOut atau tekan tombol Alt+Space. Program ini mempunyai ukuran sekitar 1 MB saja, sehingga cukup mudah didownload. Dapat berjalan di Windows XP, 2000 ,Vista dan juga Windows 7.
Jika anda menggunakan program ini, mungkin hasilnya bisa di copy dan dipaste di bagian komentar dengan menambahkan tipe/merk flashdisk yang digunakan. Sehingga bisa kita gunakan sebagai referensi.
Kunjungi Halaman Download SpeedOut


sumber :ebsoft.web.idKini, hampir setiap pengguna komputer memiliki USB Flashdisk, tetapi apakah mereka tahu seberapa cepat flashdisk yang dimiliki tersebut ? Karena sebagian besar ketika ingin membeli sebuah flashdisk, salah satu parameter yang di perhatikan adalah seberapa besar kecepatan baca tulis USB Flashdisk yang dimiliki. Ada banyak program untuk mengetahui hal ini, salah satunya adalah SpeedOut.
SpeedOut merupakan program gratis yang dibuat untuk mengetahui seberapa cepat USB Flashdisk ( temasuk eksternal HDD, USB Stick dll) membaca data dan menulisannya ( Reading speed dan Writing Speed). Reading Speed artinya kecepatan membaca data yang ada di flashdisk, sedangkan Writing Speed artinya kecepatan ketika menulis/copy data ke flashdisk.
Penggunaan sangat mudah, tinggal memilih drive USB Flashdisk yang ada dan klik tombol start, tidak ada tombol yang lain. Hasilnya bisa langsung kita lihat dalam tampilan yang cukup menarik.


Tampilan diatas adalah hasil test dengan Flashdisk Trancend 4GB.
SpeedOut mempunyai beberapa keunggulan dibanding program sejenis, semisal HDD Tune. Beberapa fitur dan keunggulan program ini yaitu :
Bersifat portable, hanya satu file exe saja yang langsung dijalankan
Tidak perlu format Flashdisk
Low level technology, yang memungkinkan mengetahui kecepatan nyata dan tidak terpengaruh oleh file sistem.
Antarmuka yang sederhana tetapi cukup menarik dan informatif
Penggunaan sangat mudah
Data tidak akan terhapus atau rusak ketika proses testing, baik test kecepatan baca maupun tulis
Setelah hasilnya ditampilkan, kita juga bisa meng-copy hasil test melalui klik icon SpeedOut atau tekan tombol Alt+Space. Program ini mempunyai ukuran sekitar 1 MB saja, sehingga cukup mudah didownload. Dapat berjalan di Windows XP, 2000 ,Vista dan juga Windows 7.
Jika anda menggunakan program ini, mungkin hasilnya bisa di copy dan dipaste di bagian komentar dengan menambahkan tipe/merk flashdisk yang digunakan. Sehingga bisa kita gunakan sebagai referensi.
Kunjungi Halaman Download SpeedOut


sumber :ebsoft.web.id


Panduan Menginstal Ubuntu 11.04

Canonical telah resmi mengumunkan kehadiran Ubuntu 11.04 beberapa hari lalu. Seperti biasa kami telah meraih salinan dari sistem operasi yang paling dinantikan itu dan menyajikannya untuk Anda.

Sebelum menginstal Ubuntu 11.04, kami ingatkan pada Anda bahwa Ubuntu 11.04 secara default menggunkan Unity sebagai default sesi Ubuntu Desktop. Bagi yang telah terbiasa menginstal distro Linux atau versi Ubuntu sebelumnya, proses penginstalan Ubuntu terbaru ini tidak jauh berbeda dan Anda tidak akan mengalami banyak kesulitan.

Bagi Anda yang baru pertama menginstal Ubuntu sebagai sistem operasi pada komputer yang Anda gunakan, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan instalasi. Hal itu perlu kami sampaikan karena sekecil apapun kesalahan yang dilakukan selama proses instalasi berpotensi menghapus atau menghilangkan data dan file-file penting lainnya dan itu tidak akan pernah dapat dikembalikan lagi.

Perhatikan juga bahwa dalam simulasi penginstalan Ubuntu 11.04 ini kami menggunakan sebuah harddisk kosong berkapasitas 40GB sehingga belum ada data atau sistem operasi lain terinstal dalam harddisk tersebut. Karenanya, bagi pemula kami menyarankan untuk menggunakan harddisk yang kosong sehingga tidak akan mengalami kesulitan dalam mengikuti tutorial ini.

Siapkan installer Ubuntu 11.04 versi Desktop, bagi yang belum memilikinya silahkan mendownload di sini lalu memburningnya kedalam sebuah CD.

Sebelum melakukan instalasi, jalankan CD Ubuntu 11.04 sebagai media boooting pertama, pada layar selamat datang "Welcome" pilih opsi "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 11.04 sebagai Live CD desktop, tujuan langkah ini adalah untuk memastikan installer dan media pembaca yang Anda gunakan dalam kondisi baik. Langkah ini juga digunakan untuk memeriksa apakah semua perangkat pada komputer yang digunakan dapat dikenali dengan baik oleh Ubuntu. Jika semua berjalan lancar, Anda dapat menggunakan shortcut "Install Ubuntu" yang terdapat pada desktop atau merestart komputer untuk memulai istalasi secara langsung.

Pada layar "Preparing to install Ubuntu", Ubuntu akan memeriksa kesiapan perangkat termasuk ketersediaan koneksi internet. Pada langkah ini, jika Anda memiliki koneksi internet kami sarankan sebaiknya menonaktifkan opsi "Download update while Installing" dan "Install this third-party software" karena akan membuat proses instalasi berjalan lama. Tekan tombol "Forward" untuk melanjutkan kelangkah berikutnya...



Pada layar "Allocate drive space" akan ada dua opsi "Erase disk and install Ubuntu" dan "Something else" jika harddisk dalam keadaan kosong. Namun jika pada harddisk sudah terdapat sistem operasi lain misalnya Ubuntu 10.10 maka opsi yang ditampilan adalah "Intstall Ubuntu 11.04 alongside Ubuntu 10.10", "Upgrade Ubuntu 10.10 to 11.04", "Erase Ubuntu 10.10 and reinstall" dan "Something else". Karena pada contoh ini kami menggunakan harddisk kosong, pilih menu terakhir "Something else" untuk membuat partisi secara manual (untuk cara menginstal Ubuntu 11.04 bersama sistem operasi lain atau untuk mengupgrade Ubuntu 10.10 akan kami sampaikan dalam artikel yang berbeda). Tujuan pembuatan partisi secara manual dapat Anda baca pada artikel "Cara membuat partisi secara manual pada Ubuntu". Tekan tombol "Forward" untuk melanjutkan...

Pada layar berikutnya, harddisk yang kami gunakan dikenali sebagai "/dev/sda", tekan tombol "New Partition Table..." (karena harddisk yang digunakan masih dalam kondisi kosong) sehingga Anda akan mendapatkan sebuah "free space".



Membuat partisi swap - Pilih pada free space itu lalu tekan tombol "Add". Pada jendela "Create new partition" pilih opsi "Primary" pada "Type for the new partition:", masukkan nilai besarnya kampasitas partisi swap yang ingin Anda buat dalam satuan megabytes, misalnya 1024 pada "New partition size...". Pilih opsi "Beginning" pada "Location for...", pilih opsi "swap area" pada menu dropdown "Use as:", lalu tekan tombol "OK" untuk membuat partisi swap...

Membuat partisi / (partisi root tempat menginstal sistem) - Pilih pada free space yang masih ada lalu tekan tombol "Add". Pada jendela "Create new partition" pilih opsi "Primary" pada "Type for the new partition:", masukkan nilai besarnya kampasitas partisi "/" yang ingin Anda buat dalam satuan megabytes, misalnya 20000 pada "New partition size...". Pilih opsi "Beginning" pada "Location for...", pilih opsi "ext4journaling file system" pada menu dropdown "Use as:", pilih "/" pada menu dropdown "Mount point:" lalu tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/"...



Membuat partisi /home (partisi home tempat menyimpan data dan pengaturan user) - Pilih pada free space yang tersisa lalu tekan tombol "Add". Pada jendela "Create new partition" pilih opsi "Primary" pada "Type for the new partition:", masukkan nilai besarnya kampasitas partisi "/home" yang ingin Anda buat dalam satuan megabytes, misalnya 20000 atau seberapapun sisa ruang bebas yang masih ada pada "New partition size...". Pilih opsi "Beginning" pada "Location for...", pilih opsi "ext4journaling file system" pada menu dropdown "Use as:", pilih "/home" pada menu dropdown "Mount point:" lalu tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/home"...

Setelah semua partisi yang dibutuhkan siap, tekan tombol "Install Now" untuk memulai proses penginstalan...



Langkah selanjutnya Anda hanya akan diminta untuk memasukkan informasi pribadi yang dibutuhkan sistem. Tentukan kota tempat tinggal Anda, pilih keyboard layout yang digunakan atau biarkan dalam keadaan default.

Pada layar "Who are you?", masukkanlah semua informasi yang diperlukan. Masukkan nama lengkap Anda pada "Your name:", masukkan nama komputer yanga Anda inginkan pada "Your computer's name:" atau biarkan sistem yang menentukan, masukkan user name yang ingin Anda gunakan untuk login pada "Pick username:" atau biarkan sistem yang akan menyesuaikan denga nama Anda (sebaiknya tentukan sendiri), masukkan password yang ingin digunakan pada "Choose a password:" dan "Confirm your password:". Terakhir, pilihlah opsi bagai mana cara sistem untuk lagin, sebaiknya Anda memilih opsi "Require my password to log in" dan jangan memilih opsi "Encrypt my home folder" jika Anda tidak mengetahui kegunaannya.



Kini Anda tinggal menanti proses instalasi diselesaikan, restart komputer jika proses telah dinyatakan selesai dan ditampilkan dialog informasi.



Ini adalah boot spash Ubuntu 11.04...



Pada layar login GDM, pilih atau masukkan username dan password Anda lalu tekan enter atau tekan tombol "Login" untuk menjalankan desktop Ubuntu.

Akan ditampilkan dialog peringatan jika VGA yang digunakan belum dikonfigurasi/dikenali, klik tombol "Close" dan secara otomatis Anda akan masuk ke sesi "Ubuntu Classic" menggunakan Gnome 2.32.1 sebagai lingkungan desktop.

Untuk dapat menggunakan Unity, Anda memerlukan perangkat grafis yang telah dikenali Ubuntu atau Anda dapat mengkonfigurasi/menginstal driver VGA yang digunakan.

Inilah desktop cantik Unity pada Ubuntu 11.04...



Untuk panduan gambar instalasi dan desktop Ubuntu 11.04, selengkapnya dapat Anda temukan pada halaman Galeri Ubuntu 11.04.

Sumber : borjalinux.blogspot.com



Menginstal Unity 2D Pada Ubuntu 11.04 Untuk Perangkat Tak Mendukung OpenGL

Sitem operasi Ubuntu 11.04 yang baru saja dirilis, datang dengan penampilan baru dan segar. Canonical telah menerapkan Unity sebagai default sesi desktop pada Ubuntu 11.04 tersebut.

Unity 2dBerjalan diatas Gnome 2.32.1, shell Unity telah menggantikan shell Gnome dengan menawarkan penampilan yang lebih indah dan elegan bahkan Unity telah memiliki menu global. Namun demikian, untuk dapat dijalankan,Unity mensyaratkan dukungan perangkat grafis yang telah mendukung openGL. Tanpa dukungan openGL mustahilUnity dapat dijalankan.

Hal tersebut tentu menjadi masalah tersendiri bagi pengguna Ubuntu 11.04 dengan perangkat keras berdaya dukung terbatas. Kekecewaan sangat bisa dipahami, karena hanya dengan desktop Gnome 2.32.1 lantas apa bedanya Ubuntu 11.04 ini dengan versi sebelumnya?.

Menghadapi hal demikian tentu Canonical selaku pengembang Ubuntu telah menyiapkan solusinya. Bagi Anda pengguna Ubuntu 11.04 dengan perangkat keras terbatas, tidak memiliki dukungan openGL atau yang telah memiliki namun belum dapat dikenali dengan baik oleh Ubuntu, boleh jadi dengan menginstal dan menggunakan UNITY 2D akan mengobati atau sekurangnya mengurangi kekecewaan Anda.

Dengan menggunakan Unity 2D Anda akan mendapatkan semua keistimewaan Unityminus efek 3D. Itu tentu bukan masalah yang cukup berarti dan bahkan dengan Unity 2D, Ubuntu 11.04 akan berjalan lebih ringan. Dalam kerangka ini, meski tak harus dilakukan, tentu akan menjadi pilihan dan solusi terbaik bagi pengguna laptop/netbook untuk menjalankan desktop Ubuntu 11.04 dengan Unity tanpa mendapati masalah beban kinerja yang berat pada perangkat yang digunakannya.

Tanpa berpanjang lebar, untuk menginstal Unity 2D pada Ubuntu 11.04, silahkan ikuti panduan singkat dan mudah berikut ini...

Pastikan komputer telah terhubung ke internet, jalankan Synaptic Package Managerlalu cari dan tandai paket "unity-2d" beserta paket-paket pendukung untuk segera menginstalnya...


Unity 2d

Selesai proses instalasi, logout dari sesi saat ini (baik sesi Ubuntu Classic ataupun Ubuntu desktop) untuk memilih login menggunakan sesi Unity 2D. Pilih atau ketikusername dan password yang Anda gunakan lalu pada menu dropdown "session" silahkan pilih "Unity 2D"...

Unity 2d

Tekan enter atau klik tombol "Login" untuk memulai sesi Unity 2D. Kini desktop Ubuntu 11.04 dengan Unity telah siap Anda gunakan tanpa harus memiliki dukungan grafis 3D / openGL.

Dengan gambar di bawah ini Anda akan melihat perbedaan yang tidak terasa pada desktop Unity 2D dengan Unity 3D...

Unity 2d
Desktop Unity 2D

Unity 3d
Desktop Unity 3D (standar)
Sumber : http://bojalinuxer.blogspot.com



Download Mozilla Firefox 6.0 Aurora For Linux, Mac OS X Dan Windows

Tim pengembang di proyek Mozilla telah   mengumumkan   rilis   Firefox 6   Aurora, sebuah versi pre-release yang akan menjadi   Firefox 6.0 ...